Menjadi seorang santri bukan sekadar tentang menghafal pelajaran, menghadiri kajian, atau menjalani rutinitas pondok. Lebih dari itu, kehidupan santri adalah proses panjang dalam membentuk kepribadian, kedisiplinan, dan kematangan diri. Di sinilah pentingnya kemampuan mengelola diri dengan baik—sebuah seni yang harus terus diasah sepanjang perjalanan menuntut ilmu.
Atas dasar inilah, akan diselenggarakan Tausiyah Pembekalan Santri dengan tema:
“Seni Mengelola Diri dalam Kehidupan Santri”.
Ilmu, Alam, dan Ketenangan Jiwa
Poster kegiatan ini menampilkan tumpukan kitab-kitab ilmu di tengah latar alam hijau yang asri dan pegunungan yang menenangkan. Visual tersebut melambangkan bahwa ilmu yang kokoh akan tumbuh subur jika disertai ketenangan jiwa, kesungguhan, dan pengelolaan diri yang baik.
Kitab-kitab yang tersusun rapi menggambarkan fondasi ilmu syar’i, sementara alam terbuka menjadi simbol keseimbangan antara ilmu, amal, dan akhlak dalam kehidupan seorang santri.
Bersama Pemateri yang Berpengalaman
Tausiyah ini akan disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abdul Hakam At-Tamimi حفظه الله
(Pembina Ponpes Ibnu Umar, Beji Pasuruan)
Beliau dikenal luas dalam membimbing para santri, khususnya dalam membangun karakter, kedisiplinan, serta keteguhan prinsip di atas manhaj yang lurus.
Waktu dan Pelaksanaan
Kajian insyaAllah akan dilaksanakan pada:
Hari: Ahad
Waktu: Ba’da Shubuh (05.45 WIB)
Tanggal: 15 Rajab 1447 H / 04 Januari 2026 M
Waktu ba’da Shubuh dipilih sebagai simbol awal aktivitas—menggambarkan bahwa pengelolaan diri yang baik dimulai sejak pagi, sejak niat pertama menuntut ilmu.
Tempat Pelaksanaan
📍 Ponpes Darussalam As-Salafy
Gadungan RT 02/03, Nambangan,
Kec. Selogiri, Kab. Wonogiri,
Jawa Tengah 57652
(Belakang RS. Muhammadiyah Selogiri)
Kajian ini gratis, terbuka untuk umum, baik ikhwan maupun akhwat, sehingga dapat diikuti oleh santri, wali santri, maupun masyarakat sekitar.
Disiarkan Secara Live
Bagi yang belum bisa hadir langsung, tausiyah ini juga dapat disimak melalui live streaming Radio Darussalam, sehingga manfaat ilmu tetap dapat diraih dari mana saja.
Mengapa Tema Ini Penting bagi Santri?
Dalam kehidupan pesantren, santri dituntut untuk:
Mengatur waktu antara ibadah, belajar, dan istirahat
Menjaga adab, akhlak, serta hubungan sosial
Bersabar dalam proses, disiplin dalam aturan, dan ikhlas dalam amal
Semua itu membutuhkan seni mengelola diri agar ilmu yang dipelajari tidak hanya tersimpan di akal, tetapi juga membentuk kepribadian dan amal nyata.
Penutup
Tausiyah ini menjadi momentum penting untuk muhasabah dan memperbaiki cara kita menjalani kehidupan sebagai penuntut ilmu. Semoga Allah ﷻ memberikan keberkahan, melapangkan hati kita untuk menerima nasihat, dan menjadikan ilmu yang dipelajari sebagai cahaya dalam kehidupan.
📌 Mari hadir, simak, dan ambil faedahnya. Karena santri yang sukses bukan hanya yang berilmu, tetapi yang mampu mengelola dirinya dengan baik.
